Tool statistik
Kalkulator Sobel Test
Masukkan koefisien jalur a dan b beserta standard error untuk mengecek efek mediasi awal.
Indirect effect
0,147
SE indirect
0,0594
z
2,4749
p-value two-tail
0,0133
p-value < 0,05 menunjukkan indikasi efek mediasi signifikan menurut Sobel test. Sobel mengasumsikan sampel besar dan normalitas indirect effect; untuk SmartPLS/SEM, bootstrap sering lebih sesuai tergantung metode.
Hasil dari kalkulator ini bersifat bantuan perhitungan awal. Interpretasi akhir tetap perlu mempertimbangkan desain penelitian, kualitas data, asumsi statistik, dan konteks riset.
Cara menggunakan
- Masukkan koefisien a dan standard error Sa.
- Masukkan koefisien b dan standard error Sb.
- Baca indirect effect, SE, z, dan p-value.
- Gunakan bersama output mediasi dari software.
Cara membaca hasil
p-value kecil menunjukkan indirect effect signifikan menurut pendekatan Sobel, tetapi bootstrap mediasi sering lebih direkomendasikan pada banyak konteks SEM.
Kesalahan umum
- Memakai Sobel tanpa memahami arah jalur a dan b.
- Mencampur koefisien unstandardized dan standardized tanpa konsistensi.
- Mengabaikan bootstrap indirect effect pada SmartPLS/AMOS.
Contoh interpretasi
Contoh: indirect effect = 0,18 dan p-value = 0,028 menunjukkan indikasi mediasi signifikan menurut Sobel test.
Apa itu Sobel test?+
Sobel test menguji signifikansi efek tidak langsung pada model mediasi menggunakan koefisien jalur dan standard error.
Apakah Sobel test sama dengan bootstrap?+
Tidak. Bootstrap mengestimasi distribusi indirect effect secara resampling dan sering lebih fleksibel.
Koefisien apa yang harus dipakai?+
Gunakan koefisien a dan b serta standard error yang konsisten dari model yang sama.