RagamDataStatistik & Riset Data

Tool statistik

Tabel F

Nilai F kritis untuk ANOVA, regresi, dan uji simultan berdasarkan df pembilang, df penyebut, dan alpha.

Nilai F kritis

3,3541

df1 = 2, df2 = 27. Bandingkan F hitung dengan nilai kritis ini. Jika F hitung lebih besar, hasil melewati batas statistik pada alpha yang dipilih.

Tabel F Ringkas

Preview df2 1-5 untuk df1 = 2. Buka tabel lengkap jika membutuhkan df2 sampai 30.

df2alpha 0,1alpha 0,05alpha 0,01
149,50199,504.999,50
29,0019,0099,00
35,4629,55230,817
44,3256,94418,00
53,785,78613,274
Lihat tabel lengkap df2 1-30+
df2alpha 0,1alpha 0,05alpha 0,01
63,4635,14310,925
73,2574,7379,547
83,1134,4598,649
93,0064,2568,022
102,9244,1037,559
112,863,9827,206
122,8073,8856,927
132,7633,8066,701
142,7263,7396,515
152,6953,6826,359
162,6683,6346,226
172,6453,5926,112
182,6243,5556,013
192,6063,5225,926
202,5893,4935,849
212,5753,4675,78
222,5613,4435,719
232,5493,4225,664
242,5383,4035,614
252,5283,3855,568
262,5193,3695,526
272,5113,3545,488
282,5033,345,453
292,4953,3285,42
302,4893,3165,39

Untuk kombinasi df1/df2 di luar tabel, gunakan kalkulator di atas. Pastikan df pembilang dan df penyebut tidak tertukar.

Hasil dari kalkulator ini bersifat bantuan perhitungan awal. Interpretasi akhir tetap perlu mempertimbangkan desain penelitian, kualitas data, asumsi statistik, dan konteks riset.

01 / Cara pakai

Mulai dari input yang benar.

  1. 01Masukkan df1 atau derajat bebas pembilang.
  2. 02Masukkan df2 atau derajat bebas penyebut.
  3. 03Pilih alpha sesuai pengujian.
  4. 04Bandingkan F hitung dengan F kritis.

02 / Baca hasil

Jangan berhenti di angka.

Jika F hitung lebih besar dari F kritis, model atau kelompok yang diuji melewati batas statistik pada alpha tersebut.

03 / Contoh kalimat

Contoh interpretasi ringkas.

Contoh: df1 = 2, df2 = 27, alpha 0,05 menghasilkan F kritis sekitar 3,35. Jika F hitung = 4,10, uji simultan melewati batas statistik awal.

Butuh output ANOVA/regresi?

Kirim data dan model agar df, asumsi, dan interpretasi regresi tidak tertukar.

Kirim hasil untuk dicek

04 / Rumus

Rumus, asumsi, dan sumber

Rumus yang dipakai

Fkritis=F1(1α;df1,df2)F_{\mathrm{kritis}} = F^{-1}(1 - \alpha; df_1, df_2)

F kritis diambil dari distribusi F berdasarkan df pembilang, df penyebut, dan alpha.

Catatan sumber

OnlineStatBook dan BCcampus menjelaskan F-test serta one-way ANOVA. Tool ini hanya mengambil nilai kritis berdasarkan df dan alpha.

Asumsi singkat

  • df pembilang dan df penyebut harus mengikuti output ANOVA atau regresi.
  • Pembacaan F tetap bergantung pada model dan asumsi uji.

05 / Cek sebelum percaya

Kesalahan umum

  • Menukar df pembilang dan df penyebut.
  • Memakai F tabel tanpa mengecek desain ANOVA atau regresi.
  • Mengabaikan asumsi residual dan varians.
Apa itu F tabel?+

F tabel adalah nilai kritis dari distribusi F, umum dipakai pada ANOVA dan uji simultan model regresi.

Apa beda df1 dan df2?+

df1 adalah derajat bebas pembilang, sedangkan df2 adalah derajat bebas penyebut atau error.

Apakah F tabel cukup untuk membaca regresi?+

Belum cukup. Regresi juga perlu membaca koefisien, t-test, R-square, asumsi, dan konteks model.