Tool statistik
Tabel T
Gunakan tool ini untuk mencari nilai t kritis berdasarkan df, alpha, dan jenis pengujian.
Nilai t kritis
2,0452
Bandingkan t hitung dengan nilai kritis ini. Untuk two-tail, biasanya gunakan nilai absolut t hitung.
Hasil dari kalkulator ini bersifat bantuan perhitungan awal. Interpretasi akhir tetap perlu mempertimbangkan desain penelitian, kualitas data, asumsi statistik, dan konteks riset.
Cara menggunakan
- Masukkan derajat bebas.
- Pilih alpha.
- Pilih one-tail atau two-tail.
- Bandingkan dengan t hitung.
Cara membaca hasil
Untuk two-tail, gunakan nilai absolut t hitung. Jika t hitung lebih besar dari t kritis, hasil melewati batas statistik pada alpha tersebut.
Kesalahan umum
- Salah menghitung df.
- Memakai one-tail tanpa hipotesis berarah.
- Mengabaikan asumsi uji t.
Contoh interpretasi
Contoh: df = 29 dan alpha 0,05 two-tail menghasilkan t kritis sekitar 2,045. Jika t hitung = 2,40, hasil melewati batas signifikansi awal.
Apa itu t tabel?+
T tabel adalah nilai kritis yang dipakai untuk membandingkan t hitung pada uji t.
Apa bedanya one-tail dan two-tail?+
One-tail dipakai untuk hipotesis berarah. Two-tail dipakai saat hipotesis melihat perbedaan atau pengaruh tanpa arah spesifik.
Apakah p-value lebih baik daripada t tabel?+
Keduanya bisa dipakai. Banyak output software memakai p-value, tetapi t tabel tetap berguna untuk memahami keputusan manual.